JIKA SI BUAH HATI SULIT TIDUR

Kesalahan pola tidur sejak bayi, akan berdampak buruk terhadap perkembangan otak anak. Tipe kepribadian anak berhubungan dengan masalah tidur. Masalah susah tidur, memang lebih sering dikeluhkan  oleh orang dewasa. Gangguan tidur pada orang dewasa, kerap dianggap serius karena dapat mengganggu aktivitas produktifnya  ( Sumber : kabarindonesia)

Banyak anak – anak bahkan hingga bayi memiliki gangguan pola tidur atau kebiasaan tidur. Mereka sering kali terbangun di waktu malam dan kemudian dengan mudah tertidur kembali . Penting diketahui bayi membutuhkan jumlah tidur yang berbeda berdasarkan usianya. Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16 – 20 jam yang dibagi menjadi 4 – 5 periode. Pola tidur bayi masih belum tertaur, hal ini bisa disebabkan oleh banyak factor. Tetapi perlahan – lahan akan bergeser sehingga lebih banyak waktu tidur di malam hari dibandingkan siang hari. Berikut kebutuhan tidur normal pada bayi/ anak berdasarkan usianya.

 

 

Usia 1 – 4 bulan

14 ½ - 15 ½ jam per hari

Usia 4 – 12 bulan

14 – 15    jam per hari

Usia 1 – 3 tahun

12 – 14    jam per hari

Usia 3 – 6 tahun

10 ¾ - 12 jam per hari

Usia 7 – 12 tahun

10 – 11    jam per hari

Usia 12 – 18 tahun

8 ¼ - 9 ½ jam per hari

Sumber : Majalah Kesehatan Dokter Kita, Edisi Januari 2011

Gangguan tidur pada anak sebenarnya bukan merupakan penyakit kronik. Menurut Dr. Tjhin Wiguna,SpKJ (Majalah Kesehatan Dokter Kita, Edisi Januari 2011) umumnya anak yang rentan terserang gangguan pola tidur adalah anak dengan penyakit fisik kronik seperti asma, anak dengan gangguan regulasi diri, anak dengan gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas, dan anak dengan kesulitan belajar.

Berikut mungkin merupakan salah satu sebab bayi atau buah hati anda mengalami sulit tidur :

  • Bayi anda merasa lapar

Jika lapar penyebabnya, bayi akan tertidur pulas setelah anda susui

  • Tidak nyaman dengan bajunya

Kenakanlah baju tidur yang ukurannya sesuai dengan tubuh bayi (jangan terlalu besar/ kecil), serta terbuat dari bahan yang lembut dan menyerap keringat.

  • Tubuhnya kotor atau tidak segar

Bayi merasa tidak nyaman dengan tubuhnya yang terasa lengket karena keringat. Basuh tubuh bayi anda dengan waslap yang dibasahi air hangat. Jika perlu, oleskan minyak telon pada perut dan punggung bayi, serta sapukan bedak pada lipatan – lipatan kulit bayi. Ganti popok bayi anda jika popoknya basah.

  • Suasana kamar tidak nyaman

Kamar tidur bayi sebaiknya memiliki tata cahaya dan ventilasi yang baik. Suhunya pun tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Selain itu, jangan penuhi boksnya dengan aneka mainan.

  • Banyak memberi stimulasi yang menyenangkan hati bayi.

Campuran antara rasa senang dan lelah bisa membuat bayi susah memejamkan mata. Jadi upayakan untuk tidak mengajaknya bermain dekat waktu tidurnya atau saat bayi sudah mengantuk.

  • Ada gangguan kesehatan

Tangisan yang lama dapat mengindikasikan adanya penyakit atau gangguan kesehatan bayi, misalnya kolik, demam dan muntah yang berlebihan. Jika perlu, bawalah bayi segera ke dokter.

( Sumber :http://alifiababyshop.com dari ayahbunda)

Agar si kecil tetap terjaga pola tidurnya dengan baik, perhatikan tip berikut :

  1. Buat suasana kamar anak/ bayi tenang dan rileks dengan memberikan lampu tidur yang redup dan nyalakan music yang berirama relaksasi.
  2. Jangan membiasakan bayii tidur dalam gendongan , melainkan tidurkanlah mereka dalam ranjang bayi.
  3. Jangan memakai tidur sebagai bentuk hukuman pada anak karena dapat membuat anak belajar untuk tidak menyukai tidur.
  4. Jangan membuat rutinitas tertentu diwaktu tidur, jika rutinitas ini berubah menjadi suatu pola kebiasaan maka membuat anak menjadi tergantung dengan rutinitas tersebut sehingga jika rutinitas tersebut tiadk dapat dijalankan maka dapat mencetuskan kesulitan tidur pada anak.

(Sumber : Majalah Kesehatan Dokter Kita, Edisi Januari 2011)