Si Buah Hati Yang Susah Makan ????

BAGAIMANA CARA MENGATASI

Si Buah Hati Yang Susah Makan ????

Banyak anak menentang orangtua mereka ketika berhubungan dengan amkanan dan pola makannya. Sangatlah normal bagi anak yang biasanya dengan senang hati memakan – makanan mereka lalu tiba – tiba mereka memuntahkannya. Sangat normal bagi anak yang biasanya  dengan senang hati memakan makanan mereka lalu tiba – tiba mereka menolak, menerima makanan yang diberikan.

 

 

Kondisi seperti ini sering disebut dengan “Picky Eating” (www.infobunda.com, 2010).

Picky eating menunjuk pada kondisi dimana anak atau bayi tiadak mampu mengkonsumsi makanan yang diperlukan secara alami dan wajar dengan menggunakan mulut secara sukarela. Mereka kerap menentang ibunya terkait dengan makanan dan polanya.

Ada beberapa tipe picky eating menurut Dr. Aryono (Majalah Kesehatan Dokter Kita Edisi Januari 2011) berikut diantaranya :

-          Makan terlalu sedikit

-          Hanya mau makan beberapa jenis makan saja

-          Menolak mencoba makanan baru

-          Makan sedikit buah dan sayur

-          Terganggu atau marah saat jam makan tiba

-          Menghabiskan makanan ringan dalam waktu sangat lama

-          Terlalu menyukai makanan tertentu

-          Memilih minuman daripada makanan

TIPS MENGATASI ANAK YANG SULIT MAKAN

Anak yang mengalami Picky eating dia akan cenderung memberontak jika orang tua memaksanya untuk makan makanan yang disajikan untuknya. Dalam hal ini orang tua sebaiknya jangan terlalu memaksa si kecil untuk tetap makan. Berikut ada beberapa TIPS bagi orangtua yang anaknya mengalami sulit makan atau picky eating :

  1. 1. Perhatikan selera nafsu makan buah hati anda.

Sajikan makanan yang dapat menggugah selera atau nafsu makannya. Biasanya anak kecil suka dengan makanan yang variatif dan berwarna- warni ini dapat menarik perhatian buah hati anda.

  1. 2. Buat kondisi yang tenang dan nyaman

Buah hati anda makan sehingga dia dapat focus pada aktifitas makannya tersebut.

  1. 3. Hindari memberikan camilan pada buah hati anda.

Usahakan si kecil tidak usah beli jajan makanan ringan karena hal ini akan membuat si kecil merasa kenyang sehingga dia tidak mau makan. Padahal ngemil makanan ringan saja tidak dapat memenuhi nutrisi buah hati anda yang sedang tumbuh dan berkembang.

  1. 4. Ajaklah buah hati anda untuk makan sayur dan buah - buahan

Jika anda makan buah – buahan atau sayuran maka ajaklah buah hati anda untuk ikut menikmati buah yang anda makan.

  1. 5. Minta si kecil untuk membantu anda.

Anda dapat mengajak buah hati anda untuk membantu anda memasak di dapur dengan membarikan sedikit penjelasan padanya tentang ragam sayur dan buah – buahan serta manfaatnya bagi tubuh. Sesekali anda juga dapat mengajaknya berbelanja dan biarkan dia untuk memilih sendiri sayur dan buah – buahan untuk menunya hari ini.

  1. 6. Variasi menu baru di restaurant atau rumah makan favorit keluarga anda.

Anda dapat mengajaknya untuk mencicipi atau mencoba masakan dengan ragam rasa baru yang sebelumnya belum pernah dia coba.

  1. 7. Ajari buah hati anda untuk makan dengan mandiri

Sebaiknya anda jangan terlalu sering memanjakan si kecil dengan selalu menyuapinya saat dia sedang makan. Sesekali anda dapat mencoba agar si kecil dapat makan dengan mandiri. Jangan khawatir dengan makanan yang akan mengotori pakaiannya atau membuat ruangan anda berantakan. Karna ini baik untuk melatih kemandirian buah hati anda dari sejak dini. Sumber : http://www.mayoclinic.com

Bunda jangan anggap sepele pada buah hati anda yang mengalami picky eating atau sulit makan. Karna jika kondisi ini terus berlangsung semakin lama maka buah hati bunda dapat mengalami malnutrisi hal ini dapat berdampak buruk bagi kondisi kesehatan dan juga tumbuh kembangnya.

Agar picky eating pada si kecil tidak mengganggu tumbuh kembangnya, segera tangani dan kenali gejalanya. Menurut  Dr. Aryono  (Majalah Kesehatan Dokter Kita, Edisi Januari 2011), berikut beberapa tandanya si kecil segera harus segera mendapatkan penanganan :

  1. Hilang atau gagal menaikkan untuk berat  badan
  2. Tinggi badan dan berat badan tidak seperti anak seusianya atau normal
  3. Terlihat lesu dan kurang bergairah
  4. Sering menderita sakit atau infeksi